Assalamu'alaikum,,
Selamat datang di Blog ini, semoga apa yang ada disini dapat bermanfaat bagi kita semua,,
Aamiin,,

Tata Cara memandikan mayit

  1. Siapkan amben yang posisinya miring supaya air langsung turun dan tidak terkena percikan. Jika tidak ada amben mayat dipangku 3 orang. 
  2.  Cari tempat yang sepi, tertutup dan beratap. 
  3.  Tidak boleh masuk ke tempat pemandian, kecuali orang yang memandikan / orang yang membantu dan wali mayit.  
  4.  Jenazah diletakan diatasbalebale / amben yang telah disediakan. 
  5.  Mayit disiram dengan air yang banyak. 
  6.  Jenazah didudukan dengan condong kebelakang dan punggung mayitditumpu dengan lutut, kepala ditumpu dengan tangan kanan supaya tidak goyang. 
  7.  Tangan kiri orang yang memandikan diletakan diatas perut jenazah untuk mengurut sedikit demi sedikit dengan tekanan ringan supaya kotoran yang ada diperut keluar. Hal ini dilakukan berulang ulang. 
  8.  Mayit ditidurkan terlentang / miring. 
  9.  Kubul dan dubur mayit dibersihkan dari kotoran / najis memakai tangan yang sudah dibungkus dengan kain / kaos tangan. 
  10. Untuk membersihkan gigi, kaos tangan harus diganti dengan yang baru dan juga untuk membersihkan lubang hidung dan lubang telinga. 
  11.  Setelah semua selesai, mayitdiwudhukan sebagaimana wudhunya orang yang masih hidup dengan niat nawaitulwudhuaalmasmunalilahitangAllah.
    Niat wudhu ini hukumnya wajib. Mewudhukan mayat hukumnya sunnag. Memandikan mayat hukumnya wajib. Niatnya sunnah.
     
  12.  Kepala dan jenggot disiram dengan air yang sudah dicampir dengan daun hidoeoh / sabun. Rambut kepala disisir dengan pelan pelan ( gunakan sisir yang besar giginya ) rambut yang rontok dikumpulkan dan disertakan dalam kafan, lalu badan depan mayitsebelah kanan disiram dengan merata demikian pula badan sebelah kiri. Lalu mayat diiringkan kekiri beban sebelah kanan dan bagian belakang. Sebelah kanan dibasuh dengan merata.
    Badan sebelah kiri dan belakang sebelah kiri dibasuh dengan rata itu semua dilakukan dengan air yang sudah dicampur dan widoro / sabun. Setelah selesai, mayat disiram dengan air yang bersih untuk menghilangkan bau daun widoro / sabun. Setelah selesai semua maka dilakukan lagi dengan siraman air yang bersih dengan dicampur dengan kapur barus / obat serangga. Maka cara ini baru dihitung satu kali basuhan lalu disunnahkan mengulang 2 / 3 kali. Setelah selesai mayat dihanduki supaya kering dan mayat siap dibawa ketempatpengkafanan.

    Ingat :


·         Orang yang memandikan mayat haram menyentuk aurat mayat, maka tangan harus dibungkus dengan kain / kaos tangan.
·         Haram menengkurabkan mayat.
·         Najis yang keluar dari tubuh mayat wajib dihilangkan walaupun keluarnya setelah dimandikan.
Read More »

Jenazah

Assalamua'alaikum,,
Sudah menjadi hukum pasti bahwa setiap yang hidup pasti mengalami kematian kecuali Dia Sang Pencipta. Tidak ketinggalan pula mahkluk yang namanya manusia. Sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk mengurus hal hal yang berhubungan dengan jenazah ( syariat yang mengatakan fardu kifayah ) mengurusi jenazah memerlukan etika dan tata krama yang baik sesuai dengan Syariat Islam. Mulai dari menghadap orang yang sakaratul maut, setelah meninggal, memandikan, mengkafani - mengubur.
Oleh karena itu, marilah kita pelajari satu per satu walau dengan uraian yang singkat.
  • Menghadapi orang yang sakaratul maut :

    1. Supaya ditalkim / diajari membaca / mengucapkan lafad اَلله tidak perlu ditambah Ashadu dan Muhammadu Rosulullah meskipun anak kecil / orang tua mumayyis.
    2. Orang yang sakaratul maut yang sudah mengucapkan tidak usah mengulangi lagi.
    3. Apabila orang yang sakaratul maut adalah orang kafir / murtad yang bisa diharapkan Islamnya, maka hendaknya ditalkim dengan lafad Ashadu Allah ilaha ilAllah wa as hadu anna Muhammada Rosulullah.
    4. Orang yang hadir disunnahkan membaca surat Yasin / surat Ar Ra'd yang hikmahnya untuk mempermudah keluarnya ruh.
    5. Menurunkan gambar gambar yang ada didinding.
  • Tanda tanda orang yang sudah mati :

    1. Telapak kaki menjadi lunak / empuk / lembek / benyek / kendor.
    2. Hidungnya menjadi miring.
    3. Cekungnya pelipis / pilingan.
  • Hal hal yang perlu dilakukan setelah meninggal dunia :

    1. Dipejamkan ke- 2 matanya.
    2. Rahang diikat dengan kain memutar sampai mulut dan kepala.
    3. Seluruh persendian dilemaskan / digerakan gerakan.
    4. Semua pakaian dilepas, supaya tidak mempercepat busuknya jasad. Dan diselimuti dengan kain dari kaki - kepala.
    5. Perut ditindih dengan benda yang agak berat dan diikat supaya tidak melembung. Penindih tidak boleh bawa Al-Qur'an.
    6. Mayat dihadapkan ke arah kiblat dengan cara miring.
    7. Segera dimandikan dan dirawat sebagai mestinya. Apabila sudah diyakini kematiannya.
    8. Segera dibayar hutang hutangnya. Apabila mampu, apabila tidak mampu ahli waris supaya meminta pada orang yang menghutangi untuk menghalalkan / mengalihkan tanggungan hutangnya kepada ahli waris. Hal tersebut dilakukan untuk memulyakan mayat dan mempercepat selesainya tanggungan mayat.
    9. Segera dilaksanakan wasiatnya.
Demikian yang bisa saya tulis, semoga bisa bermanfaat bagi kita semua. Aamiin,

Wassalamu'alaikum,,
Read More »

Aqiqoh ( cukur mencukur bayi )

Assalamu'alaikum,,

Ketemu lagi dengan saya di blog ini. Kali ini saya akan membahas tentang Aqiqoh yang mungkin bisa bermanfaat bagi kita semua. Menurut bahasa Aqiqoh adalah nama rambut pada bayi setelah dilahirkan. Sedangkan menurut istilah adalah menyembelih hean karena lahirnya anak. Bagi orang tua disunnahkan untuk mengaqiqohi anaknya pada hari ke - 7 ( tujuh ) setelah kelahiran sang anak ( walaupun jika sang anak mati ) sebelum hari ke 7 . Untuk itu bagi orang tua dianjurkan untuk memberikan nama pada anak tersebut bersamaan dengan berlangsungnya aqiqoh tadi. Jika pelaksanaan aqiqoh berlarut larut hingga anak tersebut balig bukan berarti aqiqohnya tadi itu batal. Melainkan untuk anak itu sendiri dianjurkan untuk memilih mengaqiqohi dirinya sendiri dan kesunnahan dari orang tuanya untuk mengaqiqohi sudah gugur.



Ketentuan Aqiqoh :
  1. Untuk anak laki laki aqiqohnya 2 ( dua ) ekor kambing
  2. Untuk perempuan aqiqohnya 1 ekor kambing
  3. Untuk anak banci / waria ada dua ketentuan :
    • Jika cenderung pada sifat laki laki, maka diaqiqohi seperti anak laki laki.
    • Jika cenderung pada sifat perempuan maka diaqiqohi seperti halnya anak perempuan.
       
  4. Jenis dan Syaratnya hewan aqiqoh :
    • Untuk domba harus umur 1 tahun.
    • Untuk kambing ( wedus kacang ) berumur 2 tahun.
    Keterangan:
    1. Daging aqiqoh yang 1/3 nya diambil sendiri. Sedangkan yang lainnya diberikan pada fakir miskin. Jika hal ini aqiqoh sunnah. Jika aqiqoh wajib / nadzar maka semua dagingnya diberikan pada fakir miskin. 
    2. Masakannya dianjurkan manis, dengan harapan supaya tingkah laku anak tersebut juga ikut manis.
    3. Tulangnya tidak boleh dipecah pecah ( hanya memotong bagian sendi sendinya saja).
    4. Bagian bagian dari anggota tubuh tersebut tidak boleh dijual sedikitpun walau hanya kulitnya.
       
    Kesunnahan kesunnahan dikarenakan lahirnya seorang anak :
    1. Adzan pada telinga kanan dan iqomad pada telinga kiri sang bayi setelah sempurnanya melahirkan.
    2. Dicetaki dengan qurma / dulang / sesuatu yang manis manis setelah dikunya oleh orang orang soleh terlebih dahulu.
    3. Memberikan nama yang baik pada hari ke 7.
    4. Mengaqiqohi anak tersebut.
Demikian yang bisa saya tulis, bila ada tulisan / ketikan yang salah saya mohon maaf. Dan tolong jika kirim komentarnya di kolom Contact Form / mungkin bisa dikomen di bawah postingan ini langsung.
Terimakasih.





Wassalamu'alaikum,,
Read More »

Syarat Sah Solat

Assalamu'alaikum,,

Ketemu lagi di blog yang mengajak kalian untuk terus belajar. Kali ini saya akan membahas tentang syarat Solat. Bagi umat beragama, Khususnya Agama Islam solat pasti sangat penting. Karena solat adalah tiang agama dan harus tetap ditegakan bagi umat Islam itu sendiri, termasuk saya. Akan tetapi, sebelumnya kitapun harus mengetahui tentang Syarat Sah Solat. Yah apa saja syarat sah Solat itu,? Mari kita bahas bersama sama.


Syarat Sah solat itu ada 8 ( delapan ) :

  1. Suci dari hadas kecil dan hadas besar

    Sebelum kita melakukan Solat, kita harus suci terlebih dahulu dari Semua hadas. Baik itu hadas kecil maupun hadas besar. Lalu apakah itu hadas,,? Dan apa bedanya dengan najis,?? Lalu bagaimanakah cara agar kita suci dari kedua hadas tersebut,?? Baik, mari kita jabarkan satu persatu tentang pertanyaan pertanyaan yang sering muncul tersebut. Hadas, hadas yaitu keluarnya benda dari kubul maupun dubur kita. Yang dimaksud bukan benda yang dikeluarkan, tetapi saat kita mengeluarkan benda itulah yang menyebabkan kita terkena hadas. Sedangkan najis merupakan suatu kotoran yang tampak. Bisa karena wujud kotoran tersebut, baunya, maupun rasanya.
    Lalu, cara untuk membersihkan diri kita dari hadas :
    1. Hadas kecil
      Untuk hadas kecil, kita cukup berwudhu untuk membersihkannya. Kenapa mudah sekali, ya memang mudah. Karena ingatlah, Islam tidak pernah memberatkan umatnya.
      Lalu contoh hadas kecil yaitu : waktu kita Buang Air Kecil maupun Buang Air Besar.
    2. Hadas besar
      Untuk hadas besar, kita hanya diwajibkan untuk mandi wajib.
      Lalu apa yang bisa menyebabkan kita terkena hadas besar,?
      Contoh hadas besar : Keluarnya air mani, menstruasi, melahirkan, dll.
  2. Pakaian, badan, dan tempat kita beribadah harus Suci

    Lalu yang kedua yaitu pakaian, badan, dan tempat kita untuk melakukan / melaksanakan ibadah juga harus suci. Seperti yang sebelumnya dibahas, akan tetapi tidak hanya suci dari hadas. Badan kita -pun harus suci dari tiga najis, yaitu mughofafah, mutawasitoh, dan mugholadzoh.
  3. Menutupi aurat

    Untuk yang ketiga kita hanya diharuskan untuk menutupi aurat. Bukankah sangat mudah, karena kita yang kesehariannya memang sudah menutupi aurat kita.
  4. Menghadap Kiblat / Ka'bah

    Untuk yang satu ini, bagi yang baru pindah tempat tinggal sebaiknya kita cari masjid dahulu / bertanya kepada tetangga dimana arah kiblatnya. Karena saya sendiri -pun pernah mengalami hal yan buruk tentang ini, yaitu salah arah,,  Sebaiknya untuk kalian lebih berhati hati lah.
  5. Sudah memasuki waktunya Solat

    Perlu diingat kalau kita sampai melaksanakan solat sebelum waktunya secara sengaja, maka kita akan berdosa. Ingatlah,,
  6. Mengerti jika Solat lima waktu hukumya wajib

  7. Semua fardunya Solat tidak boleh diyakini Sunnah

  8. Menjauhi perkara yang bisa membatalkan Solat

    Perkara yang bisa membatalkan Solat contohnya : bergerak 3 kali, biasanya sering dilakukan pada saat I'tidal
Demikian yang bisa saya tuliskan, semoga apa yang ada disini bisa bermanfaat bagi kita semua. Dan jika mungkin ada kesalahan ketik atau mungkin ada kata yang membuat sakit hati saudara, saya mohon maaf. Dan tolong kirimkan kritikan di Contact Form. Terimakasih telah berkunjung
Wassalamu'alaikum,,
Read More »

Wudhu

Assalamu'alaikum,,


Bertemu lagi dengan saya, yang mungkin tidak dikenal oleh kalian yang membaca postingan ini. Meskipun begitu, saya akan belajar bersama kalian meskipun tidak bertatap muka. Pada pembahasan kali ini, kita akan membahas tentang bab thoharoh yaitu "Wudhu" . Karena wudhu sangat penting bagi kita untuk menjalankan kewajiban kita sebagai umat Islam.


Dan pasti bagi umat beragama, khususnya agama Islam pasti tahu yang namanya wudhu. Karena kalau tidak, perlu ditanyakan lagi tentang ke-Islamannya. Pada peradaban sekarang banyak sekali orang yang mengaku Islam tapi yang saya tanyakan, "Kenapa tidak melakukan kewajiban kita sebagai umat Islam,? . Apakah Salat itu susah,? Apa karena kesibukan yang bahkan tidak membisakan kita untuk Solat,? Atau mungkin karena malas,? " . Padahal Solat itu tidak sampai 10 menit atau bahkan berjam jam . Tidak memakan waktu yang lama maupun banyak energi untuk melakukannya.

Meskipun begitu, saya tidak akan memaksa kalian untuk melakukannya. Karena pasti kalian tahu sendri jika kalau kita meninggalkan solat itu hukumya dosa. Dan dosa dosa tersebut akan mendekatkan kita pada panasnya api neraka. Yah,, kalau kalian tidak takut pada panas yang bahkan lebih panas dari panasnya matahari yah silahkan,, nikmatilah apa yang biasa kita sebut "NERAKA".

Dalam Wudhu terdapat Fardhu dan sunah sunahnya, yang akan kita bahas.

Fadhu wudhu ada enam :
  1. Niat
  2. Membasuh wajah / muka
  3. Membasuh kedua tangan sampai sikut
  4. Mengusap sebagian kepala
  5. Membasuh kedua kaki sampai mata kaki
  6. Tertib / urut
Dan sunahnya wudhu ada 12 ( dua belas ) :
  1. Membaca Bismillah
  2. Siwakan
  3. Membasuh telapak tangan
  4. Berkumur
  5. Menghisap air dari hidung
  6. Mengusap kepala
  7. Mengusap kedua telinga
  8. Mendahulukan anggota tubuh bagian kanan
  9. Terus menerus
  10. Kosokan 
  11. Membasuh 3 kali
  12. Membaca do'a sesudah wudhu
Demikian Fardhu dan sunah sunahnya wudhu. Bila ada kata / tulisan yang mungkin kurang berkenan dihati saudara, saya mohon maaf. Dan semoga apa yang kita pelajari bisa bermanfaat bagi kita semua. Aamiin..

Wassalamu'alaikum,,
Read More »

Air

Assalamu'alaikum,,

Air, apa itu air,? Pasti tidak satupun diantara kalian yang tidak tahu yang namanya air. Karena setiap harinya kita pasti menjumpai yang namanya air. Yah mau gimana lagi, karena didunia ini dipenuhi dengan yang namanya air. Dan kita juga sebagai mahkluk hidup pasti membutuhkan air untuk kehidupannya, begitupun saya sendiri. Walaupun mungkin jika ada yang bilang kalau mereka tidak butuh air, pasti merekapun pernah melihat dan tahu yang namanya air.

Banyak diantara mereka yang menggunakan air untuk minum, membersihkan badan, dan mencuci. Bahkan airpun dapat digunakan sebagai pembangkit listrik. Dan kita sendiri sebagai Umat Islam, kita juga dapat menggunakan air untuk bersuci. Akantetapi, meskipun terlihat bersih air bisa tidak menyucikan pakaian yang kita cuci. Bagaimana bisa,? Yah karena dalam Islam, menurut ukurannya air dapat dibedakan / dikatagorikan menjadi 2 (dua) :
  1. Air Sedikit. Air sedikit,? Yah mungkin terdengar sepele ditelinga kita. Karena mungkin setelah membacanya kita langsung berfikiran bahwa air sedikit adalah air yang jumlanya sedikit. Memang pengertian tersebut tidaklah salah, akantetapi didalam Islam air sedikit itu lebih diartikan bahwa air yang jumlanya kurang dari 2 (dua) qullah adalah air yang sedikit. Dan jika air sedikit ini kejatuhan / terkena najis, air dalam jumlah kurang dari 2 qullah inipun menjadi najis semua. Jadi perlu diperhatikan lagi, jika mungkin diantara kalian ada yang ingin membuat tempat berwudhu sendiri, kalian lebih baik untuk membuat ukurannya lebih dari 2 qullah. Karena air yang lebih dari 2 qullah itu kejatuhan / pun terkena najis, air tersebut tidak ikut najis.

    Dan tidak beda juga untuk urusan mencuci, kalau kita merendam pakaian yang terkena najis kedalam air yang kurang dari 2 qullah, maka airnya-pun akan menjadi najis. Lalu bagaimana cara agar pakaian pakaian yang kita cuci agar menjadi suci kembali,? Yah, jawabanya-pun sama seperti yang diatas. Lebih baik kalau kita merendam pakaiannya dengan air ukuran lebih dari 2 qullah tersebut. Ataupun kita dapat mengakalinya dengan menggunakan air lebih dari 2 qullah tersebut hanya untuk bagian akhir/ membilasnya.
  2. Air banyak. Seperti yang sudah tertulis diatas, bahwa air banyak adalah air yang ukurannya sudah 2 (dua) qullah atapun lebih dari 2 qullah. Lalu sebenarnya berapakah air 2 qullah tersebut,?

    • Menurut Imam Nawawi air yang 2 qullah => -+ (kurang lebih) 55,9 cm3 / 174,58 liter.
    • Menurut Imam Rofi'i                                => -+ 56,1 cm3 / 176,245 liter
    • Menurut Imam Qana'ah Iraq                    => -+ 63,4 cm3 / 255,325 liter
    • Mayoritas Ulama                                     => -+ 60 cm3 / 216 liter
Sekian dari saya, jika mungkin ada kata/ pun tulisan yang menyinggung saudara, saya mohon maaf. Wassalamu'alaikum,
Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua,,
Read More »